Pentingnya Belajar Pengalaman dari Jack Ma

Belajar dari Jack Ma

Usia Jack Ma saat ini adalah 51 tahun dengan kekayaan mencapai USD 23,3 milyar, hasil dari kesuksesan peluncuran perusahaannya, yaitu Alibaba, menjadi perusahaan terbuka melalui proses IPO atau Initial Public Offering senilai USD 150 milyar, yang merupakan IPO terbesar di dunia hingga saat ini. Jack Ma adalah CEO dari perusahaan Alibaba asal China.

Tahukah kamu, sebelum ia mencapai semua itu, sebelumnya bekerja sebagai seorang guru bahasa Inggris dengan gaji USD 12 per bulan, atau sekitar Rp 162ribu?

Apa yang dicapainya saat ini terkadang membingungkan, bahkan bisa dibilang tidak masuk akal, bila kamumengetahui berapa banyak kegagalan yang telah dilaluinya. Kegagalan yang bisa menghancurkan mental dan jiwa seseorang, tapi bukan Jack Ma. Ia bukanlah tipikal orang yang gampang menyerah.

Berikut beberapa hal yang menjadi pengalamannya menjadi seseorang yang tahan banting terhadap kegagalan.

TIDAK MENYERAH WALAU BERKALI-KALI GAGAL TES DI SEKOLAH

Jack Ma bukanlah seorang murid yang pandai, bahkan ia hampir saja gagal masuk sekolah menengah setelah gagal lulus dari ujian primer sebanyak dua kali, lalu juga gagal dalam ujian pertengahan sebanyak tiga kali. Tapi pengalaman gagal di sekolah yang dialami Jack Ma juga pernah dialami oleh Albert Einstein, Winston Churchill, dan Abraham Lincoln. Semuanya pernah mengalami kegagalan dalam nilai akademik, namun tidak menghalangi mereka untuk terus melaju dan melakukan banyak hal hebat di kemudian hari.

MENDAPAT SKOR 1 DARI 120 POIN DARI TES MATEMATIKA UJIAN MASUK PERKULIAHAN

Tidak lulus ujian itu biasa, namun bila kamu hanya mendapatkan nilai 1 dari total 120 merupakan hal yang sangat buruk. Jack Ma pun mengalami hal itu dalam bidang matematika. Suatu hal yang mungkin sedikit membingungkan, mengingat Alibaba adalah perusahaan teknologi yang sarat dengan ilmu matematika didalamnya.

Bahkan Jack Ma sampai sekarang mengakui bahwa ia tidak pandai dalam matematika, tidak pernah belajar ilmu manajemen, dan tidak dapat membaca laporan keuangan. Ternyata ia tidak membutuhkan itu semua untuk menjadikannya seorang milyarder. Jack Ma bahkan tidak pernah mendengar kata ‘komputer’ semasa ia kecil.

TIDAK MENYERAH WALAU SUDAH DITOLAK 10 KALI MASUK HARVARD UNIVERSITY

Ditolak masuk Harvard itu sudah biasa. Tapi kalau sampai sepuluh kali? Itu membuktikan bahwa Jack adalah seorang yang sabar dan pantang menyerah.

Setelah lulus kuliah, Jack Ma melamar ke 30 perusahaan yang kesemuanya menolaknya
mentah-mentah. Jack MA bahkan sempat melamar untuk menjadi polisi, yang juga ditolak dengan alasan ia tidak cukup bagus. Untungnya Jack MA tidak pernah menyerah dan selalu mencoba sampai akhirnya ia sukses dengan perusahaannya, Alibaba.

SATU-SATUNYA PELAMAR YANG DITOLAK KFC DARI 24 PELAMAR KERJA

Jack Ma menjadi satu-satunya pelamar yang ditolak dari total 24 calon karyawan untuk bekerja di KFC. Alasannya, Jack Ma memiliki tubuh yang kecil dan tidak menarik. Tapi ternyata hal itu tidak menjadi penghalang untuk menjadikannya sebagai seorang milyarder.

TIDAK DAPAT MENARIK MINAT SILICON VALLEY UNTUK MENDANAI ALIBABA

Pada masa-masa awal perjalanan bisnisnya membangun Alibaba, Jack MA pun berulang kali mengalami hambatan dan kegagalan. Selalu diliputi kerugian dalam tiga tahun pertama, dan hampir hancur ketika banyak perusahaan teknologi gulung tikar. Bahkan, Alibaba hanya berjarak 18 bulan dari kebangkrutan. Jack MA selalu mengenang masa-masa sulit tersebut dengan mengatakan bahwa Alibaba adalah perusahaan dengan 1001 masalah.

MEMBERITAHU 18 PARTNER BISNIS ALIBABA BAHWA MEREKA TIDAK DAPAT MENJADI EKSEKUTIF

Jack Ma pernah melakukan kesalahan luar biasa sebagai seorang pemimpin perusahaan. Ia mengatakan kepada 18 partner bisnisnya yang ikut mendanai Alibaba bahwa mereka semua tidak dapat menjadi eksekutif dalam jajaran perusahaan. Tentu saja hal ini menghancurkan moral dan kondisi keuangan perusahaan karena banyak yang menarik diri dari pendanaan, dan juga menjadi tidak semangat dalam bekerja.

Jack Ma mengambil hikmah dari kesalahan ini bahwa sesungguhnya sebagi seorang pemimpin perusahaan kamu harus mampu membangun tim yang kompak, memiliki nilai, inovasi dan visi masa depan.

Berdasarkan pengalaman Jack Ma tersebut, kamu dapat mengambil poin penting bahwa kegagalan bukanlah penghalang. Yang lebih mengagumkan lagi adalah usahanya melewati rangkaian kegagalan demi kegagalan yang tidak menyurutkan semangatnya sedikit pun untuk mencapai kesuksesan.

“If you don’t give up, you still have a chance. Giving up is the greatest failure.”
-Jack Ma (CEO Alibaba)

About admin

Check Also

Inilah Ide-Ide Bisnis Paruh Waktu yang Bisa Kamu Kerjakan

Inilah Ide-Ide Bisnis Paruh Waktu yang Bisa Kamu Kerjakan Bisnis paruh waktu, kenapa tidak? Ini …

Inilah Faktor yang Membuat Pengeluaran Kamu Jadi Besar

Mungkin kesalahpahaman terbesar tentang konsep ‘membangun kekayaan’ adalah bahwa itu adalah terkait dengan besarnya penghasilan. …

Inilah 4 Kesalahan Finansial bagi Wanita Muda

Inilah 4 Kesalahan Finansial bagi Wanita Muda Jaman modern seperti ini, kaum wanita memiliki kesempatan …