Pentingnya Bayar Diri Kamu Terlebih Dahulu

Bayar Diri Kamu Terlebih Dahulu

”Pay yourself first” atau “bayar diri kamu sendiri terlebih dahulu” adalah sebuah pesan yang bermaksud mengingatkan agar sebelum kamu membayar berbagai macam tagihan dan anggaran belanja bulanan lainnya, sisihkanlah terlebih dahulu sebagian penghasilanmu untuk dirimu sendiri.

Konsep lawas perencanaan keuangan ini mulai digaungkan kembali agar mereka yang memiliki penghasilan mulai menabungkan sebagian pendapatannya di awal, sebelum habis digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Apalagi kita semua mengetahui bahwa sifat dasar uang memang sulit untuk bisa bersisa. Lalu bagaimana caranya agar bisa menyisihkan sebagian gaji di awal, berapa banyak yang harus disisihkan dan apa yang harus dilakukan agar bisa konsisten menjalankan hal tersebut. Yuk, sama sama kita pelajari uraian di bawah ini:

Buatlah Sebuah Perencanaan Jangka Panjang

Lupakan sejenak keinginan untuk membeli gadget baru atau memodifikasi kendaraan. Pikirkanlah berapa banyak uang yang kamu butuhkan untuk hidup nyaman di hari tua nanti, atau berapa besar modal yang harus kamu kumpulkan untuk membuka sebuah studio senam sendiri sehingga kamu tidak lagi harus bekerja pada orang lain.

Sudah bukan waktunya menuruti keinginan-keinginan yang hanya memberikan kesenangan sesaat. Kamu sudah harus mulai berpikir panjang tentang masa depan kamu.

Hitunglah secara Spesifik Rencana Jangka Panjang yang Telah Kamu Rencanakan

Buatlah perhitungan spesifik tentang besaran uang yang harus kamu kumpulkan di jangka waktu tertentu sesuai tujuan yang telah kamu buat. Misalnya 5 tahun ke depan kamu berencana membangun sebuah usaha dengan modal, katakanlah, 80 juta rupiah. Jika dibagi jumlah bulan selama masa tahun tersebut, yaitu 60 bulan, maka uang yang harus disisihkan setiap bulannya selama 5 tahun adalah sekitar 1,33 juta rupiah.

Namun sebelum mengeksekusi rencana tersebut, pikirkanlah segala sesuatunya secara realistis. Jika gaji kamu hanya sebesar 3 juta per bulannya, sepertinya berat untuk menyisihkan dana sebesar itu, apalagi biaya kebutuhan kamu juga cukup tinggi. Para perencana keuangan berpendapat bahwa idealnya uang yang disisihkan untuk tabungan adalah sebesar 20-30% dari gaji. Artinya kamu bisa menyisihkan sekitar Rp 600.000,00 s.d. Rp 900.000,00 setiap bulannya. Dan jika kamu tetap ingin mewujudkan rencana kamu tersebut, kamu mungkin harus memperpanjang masa tabungan kamu hingga hingga 7 atau 10 tahun. Atau sebagai alternatifnya, kamu harus mencari sumber pendapatan lain untuk bisa memenuhi kekurangan tersebut.

Bukalah Akun Tabungan Khusus atau Ikutilah Program Tabungan Berjangka

Agar lebih fokus, ada baiknya kamu membuka sebuah akun tabungan yang berbeda dan terpisah dari uang operasional bulanan kamu. Atau agar lebih disiplin lagi, kamu bisa mengikuti tabungan berjangka yang prosesnya dilakukan secara autodebet setiap bulannya. Cara ini cukup efektif untuk “memaksa” kamu menyisihkan uang sampai periode simpanan selesai.

Hasil investasi tabungan berjangka memang tidak sebesar investasi lainnya, seperti reksadana atau deposito. Namun kamu juga tidak diminta untuk menyetorkan sejumlah uang besar di awal serta tidak harus menanggung risiko apapun selama masa tabungan. Setorannya pun bisa sesuai kemampuan asalkan tidak kurang dari nominal yang sudah disepakati di awal. Keuntungan lainnya, umumnya tabungan berencana memberikan fasilitas asuransi. Namun harus diperhatikan apakah biayanya dipotong dari tabungan kamu atau tidak.

Jadi, ayo mulai untuk “membayar diri kamu sendiri”. Kalau tidak sekarang, kapan lagi?

About admin

Check Also

Inilah Ide-Ide Bisnis Paruh Waktu yang Bisa Kamu Kerjakan

Inilah Ide-Ide Bisnis Paruh Waktu yang Bisa Kamu Kerjakan Bisnis paruh waktu, kenapa tidak? Ini …

Inilah Faktor yang Membuat Pengeluaran Kamu Jadi Besar

Mungkin kesalahpahaman terbesar tentang konsep ‘membangun kekayaan’ adalah bahwa itu adalah terkait dengan besarnya penghasilan. …

Inilah 4 Kesalahan Finansial bagi Wanita Muda

Inilah 4 Kesalahan Finansial bagi Wanita Muda Jaman modern seperti ini, kaum wanita memiliki kesempatan …